 {"id":3692,"date":"2024-07-01T03:42:25","date_gmt":"2024-07-01T03:42:25","guid":{"rendered":"http:\/\/wikipedia.detik.in\/?p=3692"},"modified":"2024-07-01T03:42:25","modified_gmt":"2024-07-01T03:42:25","slug":"kisah-nasri-sulaeman-dulu-berhenti-kuliah-di-unhas-kini-jadi-wakapolda-sulsel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wikipedia.detik.in\/index.php\/2024\/07\/01\/kisah-nasri-sulaeman-dulu-berhenti-kuliah-di-unhas-kini-jadi-wakapolda-sulsel\/","title":{"rendered":"Kisah Nasri Sulaeman Dulu Berhenti Kuliah di Unhas, Kini Jadi Wakapolda Sulsel"},"content":{"rendered":"<p>Kisah Nasri Sulaeman Dulu Berhenti Kuliah di Unhas, Kini Jadi Wakapolda Sulsel<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Profil dan rekam jejak Wakapolda\u00a0Sulsel yang baru Brigadir Jenderal Polisi Nasri\u00a0Sulaeman.<br \/>\nPromosi jabatan itu membuat Brigjen Nasri\u00a0Sulaeman Jenderal\u00a0Asal\u00a0Makassar pulang kampung ke Kota Daeng.<br \/>\nBrigjen Nasri lahir di Ujung Pandang, Sulawesi Selatan\u00a05 Oktober 1968.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone wp-image-6632 size-large\" src=\"https:\/\/beritapolisi.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/WhatsApp-Image-2024-07-01-at-10.24.02-1024x629.jpeg\" alt=\"\" width=\"696\" height=\"428\" \/><\/p>\n<p>Setamat pendidikan SMA,\u00a0Nasri Sulaeman muda sempat mendaftarkan diri di Universitas Hasanuddin Makassar tepatnya tahun 1987.<br \/>\nIa diterima di Jurusan Sastra Prancis Unhas.<br \/>\nSetahun berselang tepatnya 1988, Nasri\u00a0Sulaeman mendaftarkan diri di Akademi Bersenjata Republik Indonesia atau Akabri.<\/p>\n<p>Nasri Sulaeman muda akhirnya lulus jadi taruna Akabari.<br \/>\nDemikian diuangkap sahabat kecilnya Maliku Pakambanan.<\/p>\n<p>&#8220;Beliau sempat 1 semester kuliah di fakultas sastra unhas, jurusan sastra perancis angkatan 87 di Unhas,&#8221; kata Maliku Pakambanan kepada wartawan Kamis (27\/6\/2024).<br \/>\nBrigjen Nasri menyelesaikan pendidikan di SD Negeri Lanto Daeng Pasewang Makassar.<br \/>\nAdapun pendidikan SMP diselesaikan SMP 6 Makassar.<br \/>\nSementara pendidikan di SMA Athira Makassar.<\/p>\n<p>&#8220;Selamat atas promosi jabatan Pak Brigjen Nasri sebagai Wakapolda\u00a0Sulsel,&#8221; kata sahabat Brigjen Nasri, Maliku Pakambanan kepada wartawan Kamis (27\/6\/2024).<br \/>\nMaliku Pakambanan dulu tinggal bertetangga dengan Brigjen Nasri saat kecil.<\/p>\n<p>&#8220;Kami tetangga semasa kecil di Aspol Gowa jl. Lanto Dg. Pasewang, yang sekarang menjadi lokasi Mall Ratu Indah,&#8221; kata Maliku.<br \/>\nMeski berbeda sekolah, Maliku dan Brigjen Nasri sering sama-sama waktu SD.<br \/>\n&#8220;Kalau saya dengan wakapolda jaman SD ji selalu sama-sama, waktu SMP dan SMA sudah jarang ketemu karena beda sekolah, masing-masing sudah sibuk dengan teman-teman sekolahnya,&#8221; ujar Maliku.<\/p>\n<p>Maliku mengungkapkan Brigjen Nasri sejak kecil\u00a0rajin beribadah. Ia sering ngajak teman-temannya jalan-jalan subuh setelah shalat subuh kalau hari minggu.<br \/>\n&#8220;Pak Brigjen Nasri orangnya baik sangat perhatian dengan teman dan yang paling menonjol sejak kecil sudah rajin shalat 5 waktu,&#8221; kata Maliku.<br \/>\n&#8220;Beliau hobbynya sepeda offroad\/gunung dan motor cross. Solidaritasnya tinggi thd temannya,&#8221; kata Maliku.<br \/>\nKapolda Sulsel, Wakapolda, Pangdam, Danlantamal Dijabat Putra Daerah Terbaru Brigjen Nasri<br \/>\nKapolda Sulsel, Wakapolda, Pangdam, Danlantamal Dijabat Putra Daerah.<\/p>\n<p>Terbaru Brigjen Nasri dapat promosi jabatan sebagai Wakapolda\u00a0Sulsel\u00a0menggantikan Brigjen Pol Chuzaini Patoppoi.<br \/>\nHal itu mengharumkan nama putra Sulsel.<br \/>\nSulsel banyak mencetak jenderal berprestasi baik di TNI AD, Polri, ataupun TNI AL.<br \/>\nBrigadir Jenderal Polisi Nasri kelahiran Ujung Pandang 5 Oktober 1968.<br \/>\nSelasa 26 Juni 2024\u00a0Kapolri\u00a0Jenderal Polisi\u00a0Listyo Sigit Prabowo\u00a0kembali melakukan\u00a0mutasi\u00a0besar-besaran terhadap perwira tinggi (pati) di tubuh Korps Bhayangkara.<\/p>\n<p>Adapun perotasian ini tertuang dalam Surat Telegram Rahasia nomor: ST\/1236\/VI\/KEP.\/2024 tertanggal 26 Juni 2024 yang diteken\u00a0Kapolri.<\/p>\n<p>Salah satu yang berganti yakni Wakapolda\u00a0Sulsel.<br \/>\nBrigadir Jenderal Polisi Nasri akan mendampingi Kapolda Sulsel yang juga putra daerah Insepektur Jenderal Polisi Andi Rian Djajadi.<br \/>\nDengan demikian kini ada empat Jenderal Sulsel bertugas di kampung halaman.<\/p>\n<p>Insepektur Jenderal Polisi Andi Rian Djajadi lahir di Makassar 25 Agustus 1968.<br \/>\nJenderal Sulsel lainnya yakni Pangdam XIV Hasanuddin Mayor Jenderal TNI\u00a0Mayor Jenderal Bobby Rinal Makmun.<br \/>\nMayjen Bobby Rinal Makmun berasal dari Luwu.<br \/>\nSerta Komandan Lantamal VI Makassar\u00a0Brigadir Jenderal TNI Marinir Andi Rahmat M.<br \/>\nSedangkan Andi Rahmat M berasal dari Kabupaten Bone.<\/p>\n<p>Berikut profil keempat jenderal tersebut.<\/p>\n<p>1. Brigjen Nasri Wakapolda\u00a0Sulsel<br \/>\nBrigjen. Pol.\u00a0Nasri, S.I.K. (lahir 5 Oktober 1968) adalah seorang\u00a0perwira tinggi\u00a0Polri\u00a0yang sejak 1 Juni 2021 mengemban amanat sebagai Kasespimmen Sespim Lemdiklat Polri.<br \/>\nNasri, lulusan Akpol 1991 ini berpengalaman dalam bidang reserse.<br \/>\nJabatan terakhir jenderal bintang satu ini adalah Widyaiswara Madya Sespim Lemdiklat Polri.<br \/>\nData Diri<\/p>\n<p>Lahir: Ujung Pandang, Sulawesi Selatan 5 Oktober 1968\u00a0(umur\u00a055)<br \/>\nAkademi Kepolisian (1991)<br \/>\nRiwayat Jabatan<\/p>\n<p>Kasat I\/Pidum Dit Reskrim Polda Jatim<br \/>\nKapolres Jember\u00a0(2009)<br \/>\nWakapolres Metro Tangerang[2]\u00a0(2010)<br \/>\nDirreskrimum Polda Banten[3]\u00a0(2011)<br \/>\nDirreskrimsus Polda Kalsel[4]\u00a0(2014)<\/p>\n<p>Analis Kebijakan Madya Bidang Pidter Bareskrim Polri (2016)<br \/>\nDirreskrimsus Polda Kaltim (2016)<br \/>\nWakapolda Kalimantan Selatan (2017)<br \/>\nDirsamapta Korsabhara Baharkam Polri (2018)<br \/>\nWidyaiswara Madya Sespim Lemdiklat Polri (2020)<br \/>\nKasespimmen Sespim Lemdiklat Polri (2021)<br \/>\n2. Brigjen TNI Marinir Andi Rahmat M<br \/>\nTongkat Komando Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut VI (Lantamal VI) Makassar kini dijabat putra Bone Brigjen TNI Marinir Andi Rahmat M.<br \/>\nSerah terima tersebut digelar dalam sebuah upacara yang dipimpin oleh Panglima Komando Armada II (Pangkoarmada II) Laksamana Muda TNI Ariantyo Condrowibowo M.Tr.Opsla, di Dermaga Layang Mako Lantamal VI, Rabu (24\/04\/2024).<br \/>\nBrigjen Andi Rahmat M menggantikan\u00a0Laksamana Pertama TNI Ivan Gatot Prijanto, S.E., M.Tr. Opsla.<br \/>\nLaksamana Pertama TNI Ivan Gatot Prijanto, S.E., M.Tr. Opsla., akan menempati jabatan baru di Kodiklatal Surabaya.<br \/>\nSedangkan penggantinya Brigjen TNI (Mar) Andi Rahmat M. adalah Putra asli daerah kelahiran Watampone Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan.<br \/>\nAndi Rahmat M perwira tinggi lulusan Akademi Angkatan Laut angkatan ke &#8211; 39 tahun 1993.<br \/>\nSebelumnya Andi Rahmat menjabat sebagai Kepala Biro Umum Bakamla RI.<br \/>\nDalam Amanat Pangkoarmada II menyampaikan serah terima jabatan merupakan tuntutan alamiah dalam dinamika organisasi, bukanlah kegiatan rutin atau seremonial belaka.<br \/>\nNamun serah terima jabatan mengandung banyak makna dan merupakan bagian dari proses perkembangan dan kinerja organisasi di jajaran Koarmada II.<br \/>\n&#8220;Pangkalan merupakan ujung tombak dalam pembinaan potensi maritim, dalam rangka mendayagunakan seluruh potensi Nasional di bidang maritim guna mendukung inti kekuatan pertahanan negara di laut.\u00a0 Di sisi lain sebagai satuan tugas keamanan laut, Lantamal diharapkan mampu meningkatkan kerja sama dengan aparat Kamla terkait, demi tercapainya penegakan hukum di laut yang berhasil guna dan berdaya guna,&#8221; kata Pangkoarmada II.<br \/>\nUpacara Sertijab Komandan Lantamal VI juga dimeriahkan dengan demonstrasi pembebasan sandera dan bela diri militer oleh prajurit Mako Lantamal VI Makassar serta Drumband dari SMA Hang Tuah Makassar.<br \/>\nTurut hadir dalam kegiatan tersebut \u00a0segenap Pejabat Forkopimda Provinsi Sulawesi Selatan, Para Pejabat Utama Koarmada II, para Danlantamal jajaran Koarmada II, Para Pejabat Utama Mako Lantamal VI Makassar, Para Pejabat SKPD Kota Makassar, Para Pejabat TNI\/Polri, Para Tokoh Agama dan tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan.<br \/>\n3. Irjen Andi Rian R Djajadi Alumni SMAN 1 Makassar Jabat Kapolda Sulsel<br \/>\nAndi Rian Djajadi ditugaskan pulang kampung menjabat Kapolda Sulsel.<br \/>\nKapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi melantik Andi Rian Ryacudu Djajadi jadi Kapolda Sulsel di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Jakarta, Kamis (14\/12\/2023).<br \/>\nBagi Irjen Andi Rian Ryacudu Djajadi, pelantikan ini membuatnya pulang kampung.<br \/>\nIrjen Andi Rian Djajadi adalah Jenderal\u00a0Asal\u00a0Makassar.<br \/>\nIa lahir di Kota Makassar 25 Agustus 1968.<br \/>\nAlumni Smansa Makassar menyampaikan selamat atas penugasan Irjen\u00a0Andi\u00a0Rian\u00a0Djajadi\u00a0jadi\u00a0Kapolda\u00a0Sulsel.<br \/>\nAndi Rian Djajadi adalah Jenderal\u00a0Asal\u00a0Makassar.<br \/>\nIa lulusan SMA Negeri 1 Makassar angkatan 1987.<br \/>\nOleh teman-temannya,\u00a0Andi\u00a0Rian\u00a0Djajadi\u00a0dipercaya menjabat Ketua Ikatan Keluarga Alumni SMA Negeri 1 Makassar (IKA Smansa Makassar 1987).<br \/>\nTeman sekolah Rian, Maliku Pakambanan, mengungkapkan Andi Rian DJajadi adalah siswa cerdas sejak masa sekolah.<br \/>\nMaliku pernah satu kelas dengan Rian di bangku kelas X tahun 1984-1985 tahun.<br \/>\nMereka satu kelas di Kelas I 10 SMAN 1 Makassar.<br \/>\nMaliku mengatakan, Andi Rian adalah siswa yang cerdas sejak bangku sekolah.<\/p>\n<p>&#8220;Saya sekelas di kelas 1 Smansa. Nama kelas kami dulu kelas I 10,&#8221; kenang Maliku.<br \/>\nMaliku mengungkapkan kepribadian Andi\u00a0Rian\u00a0Djajadi tidak berubah meski kini jadi jenderal berkarier cemerlarang.<br \/>\n&#8220;Orangnya baik dan perhatian terhadap sesama teman angkatannya di Smansa Makassar, makanya beliau dipilih secara aklamasi sebagai Ketua umum Smansa Makassar 1987,&#8221; kata Maliku.<br \/>\nMaliku mengatakan program kerja IKA Smansa Makassar 1987 di bawah kepemimpinan Andi\u00a0Rian\u00a0Djajadi fokus pada kegiatan-kegiatan sosial.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau lagi ada di Makassar beliau biasa mengajak teman angkatan ngumpul-ngumpul sambil ngopi bareng. Beliau ini aktif bersepeda RB setiap hari libur,&#8221; kata Maliku.<br \/>\nMaliku menceritakan, Andi Rian memiliki postur tubuh atletis sejak SMA.<br \/>\nSelepas SMA, Andi Rian melanjutkan pendidikan ke Akademisi Kepolisian dan lulus tahun 1991.<br \/>\n&#8220;Anaknya pendiam. Rumahnya duly di dekat SMA 1 Jalan Gunung Bawakaraeng depan Citi Supermarket,&#8221; katanya.<br \/>\nMaliku mengatakan, Andi Rian sering hadir acara alumni Smansa.<br \/>\nMereka bertemu pada acara reuni SMANSA 1987 di Makassar pada Juli 2023 baru-baru ini.<br \/>\n&#8220;Beliau hadir saat kami reuni kecil-kecilan Smansa 87 di Makassar akhir Juli 2023, kebetulan beliau ada di Makassar,&#8221; katanya.<br \/>\nMaliku menyatakan rasa bangganya kepada SMAN 1 Makassar yang melahirkan banyak pemimpin bangsa di berbagai bidang.<br \/>\nSejumlah alumni Smansa Makassar seperti Wakil Gubernur Sulsel periode 2008-2018 Agus Arifin Nu&#8217;mang, Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari.<br \/>\n4. Mayor Jenderal TNI Bobby Rinal Makmun Putra Luwu<br \/>\nPangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Bobby\u00a0Rinal\u00a0Makmun ternyata berdarah Sulsel.<br \/>\nAyahnya berasal dari Luwu Sulsel.<br \/>\nMeski demikian, Mayjen Bobby\u00a0Rinal\u00a0Makmun tidak lahir di kampung ayahnya.<br \/>\nMayjen Bobby Rinal Makmun lahir di Yogyakarta 28 Desember 1970.<br \/>\nLatar belakang keluarga dari Kabupaten Luwu.<br \/>\nIa jebolan Akademi Militer 1992.<br \/>\nSaat ini pangkatnya Mayor Jenderal TNI atau bintang dua.<br \/>\nHal itu terungkap dalam siturahmi Pangdam\u00a0XIV\u00a0Hasanuddin dengan Kapolda Sulsel Andi Rian Djajadi di Rindam XIV Hasanuddin, di Pakkatto, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Rabu (24\/1\/2024) siang.<br \/>\nAndi Rian R Djajadi disambut Pangdam\u00a0XIV\u00a0Hasanuddin Mayjen TNI Bobby\u00a0Rinal\u00a0Makmun yang lebih dahulu tiba.<br \/>\n&#8220;Eh, Abang. Katanya abang dari Malino,&#8221; sapa Mayjen TNI Bobby\u00a0Rinal\u00a0Makmun dengan penuh keakraban.<br \/>\n&#8220;Katanya bapak Abang di sini juga dulu ya bang?&#8221; ucap Bobby Rinal kembali menyapa.<br \/>\n&#8220;Iya, dulu waktu di Kodiklat,&#8221; sahut Andi Rian.<br \/>\nBerbincang akrab sejenak di lobby utama, pertemuan kedua pucuk pimpinan TNI-Polri di Sulawesi Selatan ini berlanjut dengan makan siang.<br \/>\nMakan siang itu digelar bersama prajurit dan siswa yang berpendidikan di Rindam XIV Hasanuddin.<br \/>\nMakan siang bersama itu begitu cair dengan prosesi makan siang bersama ala siswa pendidikan.<br \/>\nDi awali dengan laporan, aba-aba, membunyikan lonceng, doa bersama lalu menyantap makanan yang telah tersaji.<br \/>\nKeakraban keduanya begitu terlihat, mengingat sosok kedua jenderal bintang dua ini adalah putra daerah Sulawesi Selatan.<br \/>\nMeski lahir di Yogyakarta 28 Desember 1970, Mayjen TNI Bobby Rinal Makmun diketahui mempunyai latar belakang keluarga dari Kabupaten Luwu.<br \/>\nSementara Irjen Pol Andi Rian R Djajadi yang lahir di Makassar 25 Agustus 1968, memiliki latar belakang keluarga Bugis Kabupaten Wajo.<br \/>\nMayjen TNI\u00a0Bobby\u00a0Rinal\u00a0Makmun\u00a0merupakan Alumni Akmil 1992, sedangkan Irjen Pol Andi Rian R Djajadi alumnus Akpol 1991.<\/p>\n<p>#brigjenpolnasri<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kisah Nasri Sulaeman Dulu Berhenti Kuliah di Unhas, Kini Jadi Wakapolda Sulsel &nbsp; Profil dan rekam jejak Wakapolda\u00a0Sulsel yang baru Brigadir Jenderal Polisi Nasri\u00a0Sulaeman. Promosi jabatan itu membuat Brigjen Nasri\u00a0Sulaeman Jenderal\u00a0Asal\u00a0Makassar pulang kampung ke Kota Daeng. Brigjen Nasri lahir di Ujung Pandang, Sulawesi Selatan\u00a05 Oktober 1968. Setamat pendidikan SMA,\u00a0Nasri Sulaeman muda sempat mendaftarkan diri di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3691,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0},"categories":[22],"tags":[187,2278,188,2349,189,1841,479,2280,2281,2283,2284,194,277,2356,2286,2287,2288,2289,2357,195,196,296,345,2340,356,2383,197,2295,2298,198,1769,574,387,2374,2300,199,282,506,2348,2302,2338,2303,2304,640,2305,207,2307,2309,636,1305,2311,212,2312,2313,2314,2315,429,2260,216,623,2347,2317,2318,2320,2321,520,2322,2324,2325,2326,2327,2328,230,2329,919,234,235,2330,2331,2332,2359,237,238,2372,241,2360,242,2361,243,308,245,945,286,2335,246,2355],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wikipedia.detik.in\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3692"}],"collection":[{"href":"https:\/\/wikipedia.detik.in\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wikipedia.detik.in\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wikipedia.detik.in\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wikipedia.detik.in\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3692"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/wikipedia.detik.in\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3692\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3693,"href":"https:\/\/wikipedia.detik.in\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3692\/revisions\/3693"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wikipedia.detik.in\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3691"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wikipedia.detik.in\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3692"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wikipedia.detik.in\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3692"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wikipedia.detik.in\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3692"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}